Sepi bumi tanpa senyum sang pencerah
Sunyinya malam tanpa sang pemimpi
Sayunya hati tanpa sang pengabdi
Sahdaunya hati tanpa sang penari
Serdadu hilang karna jejak tak telusur,
Senapan musnah karna badai yang tak kunjung melebur
Cinta dan amarah kian tersimpan dalam relungan
Hingga bumi tak bersuara lagi
Dapatkan kisahku yang tak berkias
Dalam lembayu bernanah penuh derita..
Musnah,
Musnah harapan berlabuh arang mengikis luka
Sang pencerah hilang karna enggan utk berjumpa
Hati terlena akan dunia fana
Kini sang pemimpilah yang berkuasa
Musnah,
Musnah harapan berlabuh arang menggali luka
Sang pengapdi kini berlari mengejar angan
Jalan berdarah karena luka tak berbekas
Hingga sang penari kini rentan tak berdaya
Jalan panjang kini tiada ujung,
Karena luka pemimpin menabur dosa...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus